Gak Maju Lagi! Bos Beye Pamit, Hanura Purwakarta Cari Pemimpin Baru

Masa bakti kepengurusan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Purwakarta sebentar lagi akan memasuki titik akhir. Menyusul agenda Musyawarah Daerah (Musda) DPD Hanura Jawa Barat yang akan digelar pada 28 April mendatang, mekanisme organisasi menuntut dilaksanakannya Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten untuk memilih kepemimpinan baru.

Ketua DPC Hanura Purwakarta, R. Priyatna Kusumah atau yang akrab disapa Bos Beye, memastikan bahwa proses transisi ini akan berjalan tepat waktu tanpa penundaan.

“Setelah DPD Jawa Barat menggelar Musda, kita akan segera melaksanakan Muscab sesuai berakhirnya Surat Keputusan (SK). Tidak akan kita tunda, malah jika dimungkinkan akan on time,” ujar Yayat, sapaan akrabnya, kepada awak media.

Baca  Prestasi Gemilang Purwakarta 2026: Rekor “Gercep” Habiskan APBD 48 Miliar Saat Musim Hujan Masih Awet

Dalam kesempatan tersebut, pria yang telah mengemban amanah memimpin Hanura Purwakarta selama dua periode ini menyampaikan keputusan besarnya. Ia menegaskan dengan penuh kerendahan hati bahwa dirinya tidak akan mencalonkan kembali.

Menurutnya, sudah saatnya estafet kepemimpinan diserahkan kepada kader-kader yang lebih muda, segar, dan tentu saja memiliki kapasitas yang layak untuk membawa partai ke arah yang lebih baik.

“Saya pastikan jika saat ini saya tidak akan mencalonkan kembali. Sudah saatnya regenerasi kepemimpinan kepada yang lebih muda dan layak,” ujarnya.

Selama kepemimpinannya, Yayat menilai bahwa perjalanan Hanura Purwakarta cukup membanggakan. Perolehan kursi legislatif mampu dipertahankan bahkan mengalami peningkatan. Yang menjadi kebanggaan tersendiri, di bawah kepemimpinannya, Hanura berhasil menjadi partai pengusung yang memenangkan kontestasi Pilkada, baik untuk calon Bupati maupun Wakil Bupati yang diusung.

Baca  Teka-teki Dana Desa 11 Desa Purwakarta, KMP Pertanyakan Pengembalian Uang Tanpa Uji Materi Pidana

“Semua calon Bupati dan Wakil Bupati yang kita usung alhamdulillah terpilih pada masa kepengurusan saya,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti kekompakan internal. Meski di tingkat provinsi sempat terjadi dinamika dan pergantian kepemimpinan, Hanura Purwakarta tetap berdiri kokoh, solid, dan tidak terpecah belah oleh isu-isu yang tidak mendasar.

“Hingga saat ini, semua pengurus di tingkat Kabupaten dan jajaran di tingkat kecamatan tetap solid. Kedepan mudah-mudahan hal itu terus terjaga,” tambahnya.

Menjelang pelaksanaan Muscab, Bos Beye berpesan agar seluruh kader dan tokoh yang akan bertarung dalam pemilihan ketua baru dapat menjaga sportivitas dan marwah partai. Proses demokrasi internal harus berjalan lancar, kondusif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan khas Hanura.

Baca  Skema Setoran Terorganisir: BOK Puskesmas Diduga jadi Bancakan, Siapa yang Cuan?

“Siapapun nanti yang terpilih, saya yakin dan berharap dapat membawa perubahan positif bagi tubuh Partai Hanura khususnya di Purwakarta,” demikian Kang Yayat.*

Artikel menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending