MUI Purwakarta Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Sinergi Lintas Ormas Jelang 2027

PURWAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta secara resmi menyelenggarakan agenda silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Cipaisan, pada Rabu (18/3). Langkah strategis ini diambil sebagai upaya memperkokoh soliditas internal serta menyelaraskan ritme kerja kolektif antar pengurus dalam menghadapi dinamika umat di masa mendatang.

Ketua MUI Kabupaten Purwakarta, KH John Dien, menegaskan bahwa momentum yang berdekatan dengan penghujung Ramadan ini menjadi titik awal persiapan transisi kepemimpinan. Fokus utama pertemuan tersebut mencakup penataan ulang struktur organisasi dan pemantapan program kerja mengingat masa bakti kepengurusan di tingkat kabupaten maupun kecamatan akan segera berakhir pada tahun 2027.

Baca  Akhir Pelarian di Sagalaherang, Jejak Preman Pembunuh dan Titah Sang Kiai

“Konsolidasi organisasi dilakukan karena masa jabatan kepengurusan MUI tingkat kabupaten dan kecamatan akan berakhir di tahun 2027. Jadi kita harus mulai mempersiapkannya sejak akhir tahun 2026,” ujar KH John Dien dalam keterangannya di sela-sela acara.

Selain aspek manajerial, MUI Purwakarta berencana mengintensifkan komunikasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, seperti PCNU, Muhammadiyah, Persis, PUI, SI, Mathla’ul Anwar, hingga LDII. Rencana ini melibatkan kunjungan berkala ke kantor masing-masing ormas guna membangun kesepahaman dalam pembinaan umat.

KH John Dien menambahkan bahwa pola silaturahmi ini akan dilakukan secara bergilir dengan frekuensi waktu yang fleksibel, baik dua bulanan maupun setiap bulan, sesuai dengan arahan kepala daerah.

Baca  Solidaritas Warga: Bantuan Disisihkan Secara Sukarela, Bukan Dipotong

Eskalasi program juga akan menyasar sektor pendidikan melalui inisiatif “MUI Goes to School” yang jangkauannya diperluas hingga ke level kecamatan dan ormas lokal. Program ini dirancang khusus untuk memproteksi generasi muda dari pengaruh negatif melalui penguatan aspek keimanan dan perbaikan akhlak secara berkelanjutan.

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Bin Zein, yang hadir dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif MUI. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan pemerintah, terutama dalam menjaga stabilitas sosial dan kesejahteraan ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Bupati juga mengingatkan agar seluruh elemen masyarakat senantiasa menjaga ketertiban dan menjauhi segala bentuk kekerasan demi menjaga kesucian bulan Ramadan.

Baca  Dugaan Konflik Kepentingan Warnai Pemeriksaan Temuan BBM di DLH Purwakarta

“Kita semua berharap bisa bersama-sama membangun Purwakarta menjadi lebih baik, kita harus menghasilkan generasi muda yang berkualitas dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang tidak baik,” tutur Bupati yang akrab disapa Om Zein tersebut saat memberikan sambutan.

Sinergi yang terbangun melalui konsolidasi ini diharapkan mampu menjadikan MUI Kabupaten Purwakarta sebagai pilar yang kokoh dalam mengawal pembangunan daerah serta melestarikan nilai-nilai religius dan kearifan lokal di tengah arus modernisasi.***

Artikel menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending