PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengambil langkah preventif guna menjamin keselamatan masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026. Di bawah instruksi Bupati Saepul Bahri Binzein, sejumlah unit ambulans dengan fasilitas medis lengkap kini disiagakan secara strategis di titik-titik rawan kemacetan dan jalur utama.
Berbeda dengan pengamanan tahun-tahun sebelumnya, Pemkab Purwakarta tahun ini lebih mengedepankan mobilitas. Layanan unggulan “Dokter Sampurasun” dioperasikan secara mobile untuk menyisir jalur arteri, kawasan perkotaan, hingga akses pintu tol yang melintasi wilayah Purwakarta.
Bupati yang akrab disapa Om Zein tersebut menjelaskan bahwa skema jemput bola ini bertujuan untuk memberikan respons cepat terhadap pemudik yang mengalami kedaruratan medis di tengah perjalanan.
“Kami memastikan ambulans ini terus bergerak. Jika ditemukan pemudik dengan gangguan kesehatan, tim medis akan langsung melakukan penanganan di lokasi tanpa menunggu pasien datang ke posko,” tegas Om Zein pada Rabu (18/3/2026).
Fasilitas Medis Setara Penanganan Darurat
Guna menunjang efektivitas pertolongan pertama, armada ambulans keliling ini dibekali perangkat medis yang mumpuni. Meski belum dikategorikan sebagai mini ICU sepenuhnya, ketersediaan alat di dalamnya sudah melampaui standar ambulans transportasi biasa. Fasilitas tersebut meliputi:
- Tabung oksigen dan alat pemantau detak jantung (monitor).
- Perangkat kegawatdaruratan seperti defibrillator (alat pacu jantung).
- Perlengkapan infus dan obat-obatan darurat.
Setiap unit didukung oleh tim ahli yang terdiri dari dokter, perawat, serta pengemudi yang memiliki kualifikasi dalam prosedur evakuasi medis darurat.
Imbauan bagi Pemudik
Purwakarta merupakan salah satu titik krusial dalam peta mudik Jawa Barat. Mengingat tingginya volume kendaraan yang diprediksi akan melintas, Bupati mengimbau agar para pengendara tidak memaksakan diri jika kondisi fisik menurun.
“Keselamatan adalah prioritas nomor satu. Kami meminta pemudik untuk segera berhenti dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia jika merasa tidak fit. Jangan ragu menghubungi petugas kami di lapangan,” tambahnya.
Melalui integrasi layanan ambulans statis di pos pengamanan dan armada mobile, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap dapat menekan risiko fatalitas medis serta memberikan rasa aman bagi warga yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman.*


Tinggalkan Balasan