Nyamar Jadi Ojol, Pencuri Gasak Dua iPhone 11 di Toko Busana Hanna Plered Purwakarta

Aksi pencurian dengan pemberatan yang menyasar perangkat komunikasi tingkat tinggi kembali mengguncang wilayah hukum Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, tepatnya di gerai Toko Busana Hanna pada Rabu (1/4/2026).

Pelaku yang terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) diduga menggunakan modus operandi penyamaran dengan mengenakan atribut ojek daring lengkap guna mengelabui kewaspadaan penjaga toko sebelum menggasak dua unit telepon seluler mewah.

Insiden yang kini tengah menjadi sorotan di jagat maya tersebut memperlihatkan bagaimana pelaku secara taktis memanfaatkan celah kelengahan petugas kasir untuk membawa kabur dua unit iPhone 11 yang mengakibatkan kerugian material bagi pemilik usaha ditaksir menyentuh angka sepuluh juta rupiah.

Berdasarkan visualisasi digital yang diamankan pihak berwajib, terduga pelaku melancarkan aksinya dengan mengenakan jaket hijau khas pengemudi transportasi daring, helm hitam, serta masker sebagai upaya sistematis mengaburkan identitas wajah.

Baca  Perubahan RTRW Purwakarta: Antara Kepentingan Publik dan Bisnis Properti

Sebelum mengeksekusi niat jahatnya, oknum tersebut melakukan observasi lapangan dengan berpura-pura menjadi calon pembeli yang sedang menyeleksi barang dagangan di area Kampung Coblong, Desa Plered.

Setelah memastikan kondisi sekitar kondusif dan tanpa pengawasan ketat, pelaku dengan sigap mengambil gawai yang tergeletak di meja utama kasir dan segera melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP) tanpa meninggalkan jejak signifikan.

Kapolsek Plered, AKP Ali Murtadho, menegaskan bahwa meskipun pihak korban belum melayangkan laporan resmi secara administratif, otoritas kepolisian telah mengambil inisiatif proaktif untuk melakukan olah TKP awal.

Penyelidikan intensif kini diarahkan pada pendalaman bukti digital serta keterangan dari sejumlah saksi mata guna mengidentifikasi arah pelarian terduga pelaku yang beraksi dengan sangat terencana tersebut.

Baca  Darurat Tata Kelola, Purwakarta di Ambang Krisis Kepercayaan Publik?

“Anggota Polsek Plered telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi dari saksi-saksi serta korban. Selain itu, kami juga sudah mengamankan rekaman CCTV yang menjadi bukti utama dalam penyelidikan ini,” ungkap AKP Ali Murtadho saat menjelaskan progres penanganan kasus di lapangan.

Kasi Humas Polres Purwakarta, AKP Enjang Sukandi, turut menekankan pentingnya eskalasi sistem keamanan mandiri bagi para pemilik unit usaha di wilayah Purwakarta untuk mereduksi potensi kejahatan serupa di masa mendatang.

Penggunaan infrastruktur pengamanan seperti CCTV dinilai sangat krusial sebagai instrumen identifikasi sekaligus deteksi dini terhadap gerak-gerik mencurigakan di ruang publik maupun area privat bisnis.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap indikasi kriminalitas demi menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di tengah dinamika sosial yang dinamis.

Baca  Akselerasi Ketahanan Pangan: Polisi dan Kelompok Tani Sukses Gelar Panen Jagung Perdana 2026

“Kami terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku. Kami juga meminta pemilik usaha untuk lebih berhati-hati dalam menjaga barang berharga serta segera melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwajib,” tutur AKP Enjang Sukandi menutup imbauan resminya.*

Artikel menarik Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending